Hati-hati Dengan Pergaulan!

Amsal 13:20; 1 Korintus 15:33

Beberapa tahun yang lalu, saya mengunjungi seorang rekan yang pernah bersama-sama melayani. Dia sudah saya anggap sebagai kakak rohani, sebab dia jauh lebih senior dari saya, baik dari segi pengalaman pelayanan yang cukup lama maupun dari segi usia. Kakak perempuannya berkata kepada saya bahwa adiknya tersebut sudah “rusak” karena pergaulannya yang tidak benar. Dia meminta saya untuk mengajak adiknya kembali ke gereja, supaya dia mempunyai teman di gereja dan tidak lagi bergaul dengan orang-orang yang memengaruhinya sampai menjadi rusak. Memang adiknya tersebut sudah “jatuh” terlalu dalam. Hal yang lebih menyedihkan lagi adalah bahwa dia menjadi pecinta sesama jenis. Sangat memprihatinkan! Beberapa kali saya bertemu dengannya, namun sambutannya selalu dingin. Dia sama sekali tidak tertarik lagi dengan hal-hal rohani. Dia bahkan tidak pernah mau datang lagi ke gereja dan tidak bergaul lagi dengan saudara seiman. Dia berdalih bahwa pelayanan di gereja tidak ada gunanya sama sekali, sebab hanya melayani orang-orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus. Pelayanan tertinggi menurutnya adalah melayani orang-orang non-Kristen, yang belum pecaya kepada Tuhan Yesus, khususnya mereka yang kurang mampu secara ekonomi. Dan menurutnya, itulah yang dia lakukan selama ini. Tetapi, dia tidak sadar bahwa dia telah rusak akibat meninggalkan pergaulannya yang sehat dengan teman-teman gereja dan menjalin pergaulan yang tidak sehat dengan orang-orang yang tidak percaya, yang justru telah menghancurkan hidupnya.

Betapa pergaulan yang buruk dapat merusak kebiasaan yang baik! Itulah sebabnya, menjaga pergaulan sangat penting di dalam hidup kita. Sebab, pergaulan kita akan sangat memengaruhi kehidupan kita, baik pada masa kini, maupun pada masa yang akan datang. Pergaulan yang positif akan membuat diri kita menjadi positif. Sebaliknya, pergaulan yang negatif akan membuat diri kita menjadi negatif. Pergaulan yang baik akan membangun hidup kita, sedangkan pergaulan yang buruk akan merusak hidup kita. Banyak orang yang tadinya baik-baik saja, namun berubah menjadi orang yang “rusak” karena mempunyai pergaulan yang kurang baik. Banyak orang yang terlibat judi, minuman keras, seks bebas, narkoba, dll, awalnya hanyalah sekadar ikut-ikutan teman sepergaulan. Namun, lama-kelamaan akhirnya hal itu merusak hidup mereka.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjada pergaulan dan memilah-milah dengan siapa kita bergaul. Jangan sampai hidup kita rusak karena salah bergaul. Ada istilah yang berkata, “Tunjukkanlah kepadaku siapa teman-temanmu, maka aku akan menunjukkan kepadamu siapa kamu yang sebenarnya.” Hal ini menggambarkan kepada kita bahwa baik-buruknya keadaan hidup kita sangat dipengaruhi oleh pergaulan kita. Jadi, hati-hatilah dengan pergaulan Anda. Bergaullah secara bijak!

Manna Sorgawi, 8 November 2012

 

“Hari yang dipergunakan dengan baik mendatangkan tidur nyenyak. Demikian pula, kehidupan yang dipergunakan dengan baik mendatangkan kematian yang membahagiakan.” – Leonardo da Vinci

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s