Nikmatilah Pekerjaanmu

Filipi 4:4-5; Amsal 15:13; 17:22

Di Rhode Island, Amerika Serikat, ada seorang polisi lalu lintas yang terbilang unik dan berbeda dari polisi lalu lintas lainnya. Dilansir harian Daily Mail, polisi lalu lintas itu bernama Tony Lepore. Ketika bertugas, ia menggunakan seragam lengkap, kacamata hitam, dan sarung tangan putih serta peluit, sama seperti polisi lalu lintas lainnya. Namun, yang membedakan Tony dengan polisi lalu lintas yang lain adalah caranya di dalam bekerja. Ketika mengatur lalu lintas, ia selalu melakukannya sambil menari. Tony yang bertugas di perempatan jalan Providence, Rhode Island selalu melakukan tarian atraktif pada saat mengatur laju lalu lintas dari segala arah. Ia memutar-mutarkan badannya, bahkan tangannya sampai menyentuh aspal lalu kemudian berdiri tegak dan menari lagi. Ia pun tak lupa memberikan senyuman kepada semua orang yang melintasi daerah tersebut. Meski awalnya terlihat aneh, aksi itu ternyata berhasil menyedot perhatian para pejalan kaki yang lewat. Mereka mengaku terhibur melihat aksi polisi lalu lintas ini, sementara pengendara lokal selalu melambaikan tangan sembari membunyikan klakson mereka kapan pun mereka lewat. Bahkan, kepala polisi setempat juga mendukungnya. Saat ini, Tony yang berusia 65 tahun telah pensiun. Namun, setiap Natal, Tony kerap diundang oleh wali kota setempat untuk menghibur warga dengan kembali bertugas mengatur lalu lintas. Tidak hanya itu, Tony juga kerap diundang ke sekolah di seluruh Amerika Serikat, sebagai pembicara mengenai keselamatan di jalan raya.

Setiap hari, kita memang menghabiskan banyak waktu untuk bekerja, entah di kantor, pasar, sawah, pabrik, atau di mana pun kita berada. Seorang karyawan misalnya, rata-rata akan menghabiskan waktu delapan jam setiap hari. Delapan jam adalah waktu yang sangat panjang dan melelahkan bila kita tidak menikmati pekerjaan, tidak bersemangat, jenuh, lesu, dan mengantuk. Seandainya dipaksakan pun hanya akan membuang waktu dan tenaga, karena hasilnya tidak akan maksimal.

Rutinitas sehari-hari memang dapat menyebabkan kejenuhan, karena merasakan hal yang sama dalam setiap harinya dan dalam masa yang panjang tanpa adanya perubahan suasana. Untuk itu, diperlukan variasi dan kreativitas, serta sukacita yang selalu ada di hati, seperti yang dilakukan oleh Tony Lepore. Dengan cara kerja yang kreatif, kita akan senang mengerjakan pekerjaan kita. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah hati yang penuh dengan sukacita. Jika kita bekerja dengan sukacita maka kita akan menikmati pekerjaan kita. Bermodalkan hati yang penuh sukacita ketika bekerja, bukan hanya akan berefek pada peningkatan kepercayaan diri kita sebagai pekerja, tetapi juga akan berefek pada organisasi karena mendapatkan kinerja yang unggul. Selain itu, banyak orang juga akan merasakan dampak sukacita yang ada dalam hati kita. Mari, nikmatilah pekerjaan dengan penuh sukacita.

================================================================

Tidak semua yang kita hadapi dapat diubah, tetapi tidak ada yang bisa diubah sampai diperhadapkan kepada kita. – James Baldwin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s