Tuhan Tidak Pernah Lelah

Yesaya 40:27-28

Bill Gates, pimpinan Microsoft dan salah satu orang terkaya di dunia saat ini, kecanduan dengan jaringan komputer internasional yang disebut internet. Sebagaimana kita tahu, salah satu manfaat internet adalah dimungkinkannya para penggunanya untuk mengirimkan surat elektronik atau email melalui komputer mereka kepada pengguna internet lainnya. Hal ini bisa dilakukan jika mereka telah memiliki alamat email. Demikian juga dengan Gates, ia mempunyai alamat email, yang membuatnya bisa berkomunikasi lewat email dengan orang lain. Namun ada yang menarik, ketika majalah The New Yorker memuat alamat email Gates, maka semua orang dapat mengirimkan email ke sang jenius tersebut. Akibatnya, dalam jangka waktu singkat, email Gates dipenuhi dengan 5.000 pesan. Karena itu, Gates memperlengkapi dirinya dengan perangkat lunak komputer yang dapat menyaring semua email yang masuk ke alamat emailnya, mengatur agar hanya pesan yang penting saja yang dapat masuk ke emailnya tersebut.

Mengapa Gates harus menyaring semua email yang masuk ke alamat emailnya? Alasannya adalah karena ia tidak mempunyai waktu dan kekuatan yang cukup untuk memeriksa satu per satu email tersebut, apalagi membalasnya. Sebagai manusia, Gates mempunyai keterbatasan. Namun tidak demikian dengan Tuhan kita. Ia selalu mempunyai waktu dan kekuatan yang cukup untuk mendengarkan semua doa anak-anakNya, bahkan mengabulkannya. Sebab, Ia adalah Tuhan yang maha kuasa, yang mempunyai kuasa yang tak terbatas. Ia tidak pernah lelah dalam menolong anak-anakNya. Tuhan tidak seperti Gates yang kelelahan di dalam menerima dan menjawab email yang masuk ke alamat emailnya, sebab Ia bukanlah manusia. Sekalipun ada jutaan orang percaya yang menyampaikan doa kepadaNya setiap saat, namun Ia tidak pernah mengabaikan satu pun dari doa-doa tersebut. Setiap doa atau permohonan anak-anakNya, yang disampaikan kepadaNya, diperhatikanNya. Dan, tidak ada satu pun dari doa-doa tersebut yang dianggapNya tak berarti. Itulah sebabnya Ia tidak pernah dan tidak perlu untuk menyaringnya.

Kadang kala ketika kita diperhadapkan pada suatu permasalahan hidup, kita akan cenderung untuk berpikir tentang tiadanya pertolongan Tuhan di dalam hidup kita. Seperti halnya orang-orang Israel di dalam nas bacaan kita hari ini, kita akan berpikir bahwa kita tersembunyi dari Tuhan dan tidak diperhatikanNya. Namun, kita diingatkan bahwa Tuhan itu senantiasa memerhatikan anak-anakNya. Dia mampu menolong kita dengan kuasaNya yang tidak terbatas. Dialah yang menciptakan langit dan bumi, karena itu Dia tidak pernah lelah. Itulah sebabnya kita perlu senantiasa memercayai Tuhan dalam keadaan apa pun. Sebab, Dia mempunyai sumber-sumber yang tak pernah habis untuk kita: kasihNya, kuasaNya, hikmatNya, dan berkat-berkatNya.

================================================================

Kita jatuh sakit secara moral karena kita terbiasa mengatakan sesuatu yang berbeda dari apa yang kita pikirkan. – Vaclav Havel

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s