Skizofrenia

1 Yohanes 4:4; 2 Korintus 10:3-5

Skizofrenia merupakan suatu jenis penyakit kejiwaan yang dialami oleh manusia. Skizofrenia adalah gangguan proses di dalam berpikir seseorang dan memiliki respons emosional yang buruk. Penyakit ini disebabkan oleh beberapa hal, seperti adanya ketidakseimbangan pada salah satu sel kimia di dalam otak, serta faktor psikologi yang dialami oleh si penderita. Kondisi penyakit ini sering bermanifestasi atau diwujudkan melalui halusinasi si penderita, lewat apa yang dilihat dan didengarnya. Contoh dalam penglihatan misalnya, si penderita melihat seseorang atau suatu benda yang ada di hadapannya, namun bagi orang yang normal sama sekali tidak melihat apa yang si penderita lihat. Karena memang apa yang dilihat itu adalah halusinasinya atau tidak nyata sama sekali. Begitu pula halusinasi pada pendengarannya, ia akan seperti mendengar suara atau bisikan yang menurutnya nyata. Sering kali suara yang didengar itu menyuruhnya unuk melakukan sesuatu yang sifatnya merusak apa yang ada di sekitarnya saat itu. Misalnya saja suara yang didengar menyuruhnya untuk mencekik orang yang ada di sampingnya, atau bahkan menyuruh untuk membunuh dirinya sendiri. Karena si penderita tidak bisa menguasai pikirannya, maka ia pasti akan melakukannya.

Menurut pandangan seorang dokter, tidak salah jika penyakit ini dipandang dari segi rohani, yaitu karena pengaruh kuasa Iblis atau Setan. Karena suara atau bisikan yang didengar si penderita adalah suara yang mengajak untuk melakukan hal-hal yang tidak benar. Si penderita akan dinyatakan sembuh atau pulih, apabila ia sama sekali sudah bisa mengendalikan halusinasinya tersebut.

Pikiran bisa menjadi medan peperangan. Sebenarnya hampir sama juga dengan kita yang normal, bahwa sering kali terlintas di dalam benak kita untuk berpikir dan melakukan hal-hal yang negatif, bahkan pemikiran-pemikiran yang tidak berarti atau melemahkan. Namun kita sebagai orang yang normal, apalagi sebagai orang-orang yang telah diperbarui di dalam Tuhan melalui Roh Kudus, seharusnya mampu mengendalikan pikiran-pikiran yang negatif, jahat, kotor, pesimis, rendah diri, dan lain sebagainya. Tentunya pikiran yang tidak benar tersebut adalah pikiran dari pengaruh si jahat atau Iblis. Ada beberapa strategi yang bisa menolong kita untuk mengendalikan pikiran kita yang coba dipengaruhi si jahat. Pertama, biarkan Roh Kudus menyelidiki pikiran kita. Kedua, minta Roh Kudus perbarui pikiran kita. Ketiga, selalu tekankan pikiran yang positif. Keempat, gunakan perlengkapan senjata rohani kita. Kelima, tawan dan runtuhkan segala pikiran yang salah. Keenam, pikirkan perkara yang baik. Ketujuh, fokuskan pikiran pada Tuhan. Ujilah dahulu sebelum kita menyimpulkan sesuatu di dalam pikiran kita. Kalau itu hal yang baik pasti itu dari Tuhan, dan sebaliknya.

================================================================

Hadiah terbaik yang bisa Anda berikan untuk teman Anda adalah kesetiaan. – Anonim

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s