Seminggu Bersama Orang Majus – Hari 6 Memberi yang Terbaik

Matius 2:11

Yang terbaik, itulah peraturan yang tertulis bagi umat Tuhan ketika memberikan persembahan kepada raja dan yang terutama kepada Tuhan. Peraturan mempersembahkan yang terbaik kepada Tuhan sudah ada sejak mereka keluar dari Mesir. Sementara itu, peraturan mempersembahkan yang terbaik kepada raja ada sejak mereka meminta raja sebagai pemimpin mereka. Tentu saja raja-raja dunia juga menghendaki persembahan atau upeti yang terbaik. Sangat mungkin orang-orang majus memahami perihal ini, sehingga persembahan yang mereka berika kepada Yesus juga yang terbaik untuk ukuran saat itu. Di samping itu, emas, kemenyan, dan mur juga merupakan benda-benda yang langka dan mahal.

Emas. Emas sudah disebut sejak zaman pencipataan (Kej 2:11). Dalam perkembangannya, emas menjadi salah satu benda yang disebut sebagai harta kekayaan. Memiliki emas berarti memiliki harta kekayaan atau disebut sebagai orang kaya (Kej 13:2). Emas juga biasa dipakai sebagai persembahan bagi raja. Ratu negeri Syeba memberikan seratus dua puluh talenta emas kepada Raja Salomo (1 Raj 10:10). Di dalam kaitannya dengan persembahan orang-orang majus, emas dianggap sebagai barang berharga, yang dapat digunakan seperti uang. Persembahan emas ini ditafsirkan menunjuk kepada keilahian Yesus dan jabatanNya sebagai Raja. Emas juga ditafsirkan menunjuk kepada kesalehan Yesus.

Kemenyan. Kemenyan digunakan secara luas pada zaman purba dan dianggap berharga seperti emas. Kemenyan digunakan dalam upacara keagamaan dan dalam pembacaan mantera-mantera. Di dalam kaitannya dengan persembahan orang-orang majus, kemenyan dimaksudkan sebagai wangi-wangian. Kemenyan yang dipersembahkan orang-orang majus kepada Yesus ditafsirkan menunjuk kepada jabatan Yesus sebagai Imam Besar yang mempersembahkan diriNya. Juga ditafsirkan menunjuk kepada doa yang selalu dinaikkan Yesus sebagai pendoan syafaat bagi kita.

Mur. Pada zaman dahulu, mur digunakan sebagai bahan untuk parfum dan pedupaan. Sangat besar nilainya, bahkan sering kali lebih mahal daripada emas. Pliny juga mengatakan bahwa mur adalah salah satu unsur parfum, khususnya parfum Kerajaan Persia. Di dalam kaitannya dengan persembahan orang-orang majus, mur dimaksudkan sebagai minyak urapan. Ini ditafsirkan menunjuk kepada kematian Yesus karena mur digunakan dalam proses pembalseman. Juga ditafsirkan menunjuk kepada sengsara Yesus karena rasanya yang pahit.

Yang jelas, emas, kemenyan, dan mur adalah benda-benda terbaik yang layak diterima oleh Yesus. Demikian juga dengan kita, sebagai orang percaya, kita seharusnya mempersembahkan yang terbaik bagi Tuhan. Persembahan kita sesungguhnya merupakan wujud kasih dan penyembahan kita kepada Tuhan. Give the best to God!

================================================================

Menjadi diri sendiri di tengah dunia yang secara terus-menerus berusaha membuat Anda menjadi sesuatu yang lain adalah sebuah prestasi terbesar di dalam hidup Anda. – Ralph Waldo Emerson

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s