Minum dari Kristus

1 Korintus 10:4; Yohanes 4:10-14, 7:37-39

Di kalangan rabi Yahudi, terdapat sebuah legenda yang mengatakan bahwa ketika orang Israel sedang dalam perjalanan di padang gurun, dari Mesir menuju Tanah Perjanjian, mereka selalu diikuti oleh sebuah batu karang yang menggelinding mengikuti mereka. Dikatakan juga dalam legenda itu bahwa Miryam, saudara Musa dan Harun, melebihi yang lainnya, memiliki rahasia untuk memperoleh air dari batu tersebut. Batu karang inilah yang menjadi sumber air minum orang Israel sepanjang perjalanan mereka selama 40 tahun di padang gurun.

Namun, kisah di atas tampaknya hanyalah dongeng yang kebenarannya tidak bisa dipertanggungjawabkan, sebab tidak ada sumber lain yang bisa membuktikannya. Lagi pula, sebuah batu karang yang selalu menggelinding selama 40 tahun adalah sebuah hal yang mustahil. Seandainya pun hal itu terjadi, karena tidak ada yang mustahil bagi Tuhan, pastilah dijelaskan di Alkitab. Di sisi lain, Rasul Paulus, seorang mantan rabi Yahudi, dengan tegas berkata bahwa batu karang yang menjadi sumber air minum orang Israel tersebut adalah Kristus sendiri, “Dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus.” Paulus mengakui bahwa orang Israel di padang gurun senantiasa minum dari sumber batu karang, namun batu karang itu bukan batu yang selalu menggelinding mengikuti mereka, melainkan Tuhan Yesus. Hal ini terjadi pada masa sebelum penjelmaan Tuhan Yesus sebagai manusia. Seperti kita tahu, Kristus adalah Tuhan, yang telah ada pada zaman Israel, bahkan sebelum dunia dijadikan. Jadi, Dialah Pribadi yang selalu hadir di dalam perjalanan panjang Israel di padang gurun, sehingga mereka bisa terpuaskan olehNya.

Pada zaman pelayananNya di dunia ini, Tuhan Yesus juga menegaskan bahwa Dialah Air Hidup. Ia menawarkan air tersebut kepada seorang perempuan Samaria yang sedang menimba air di sumur Yakub. Tuhan Yesus berkata bahwa barangsiapa minum air tersebut ia tidak akan kehausan lagi sampai selama-lamanya, malahan menjadi mata air di dalam dirinya. Maksud Tuhan Yesus adalah bahwa jika seseorang percaya kepadaNya, maka ia akan dipuaskan secara rohani. Tuhan Yesus juga mengajak orang-orang Israel yang sedang beribadah pada perayaan Hari Raya Pondok Daun, agar mereka yang haus datang kepadaNya sehingga mereka dipuaskan, bahkan di dalam dirinya akan mengalir aliran-aliran air hidup. Maksud Tuhan Yesus adalah bahwa jika seseorang percaya kepadaNya, maka Roh Kudus akan ada di dalam diri orang tersebut, yang membuatnya terpuaskan secara rohani.

Ketika kita haus dan gersang dalam hidup ini, datanglah kepada Kristus, Air Hidup yang dapat memuaskan kita. Ia senantiasa tersedia bagi mereka yang memintaNya. Minumlah dari Dia, Batu Karang yang telah memuaskan orang Israel di padang gurun.

================================================================

Jadilah dirimu sendiri. Dunia ini menyukai sesuatu yang orisinil! – Anonim

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s