Seminggu Bersama Simson – Hari 2 Memiliki Fisik yang Kuat

Hakim-Hakim 14:5-6

Selama ini kita mengenal banyak tokoh film yang punya kekuatan ekstra, yang tidak dimiliki oleh manusia pada umumnya. Kita mengenal Hercules, Xena, Superman, Hulk, dll. Mereka ini semua punya kekuatan yang luar biasa, misalnya mengalahkan banyak orang sekaligus, menghancurkan mobil, merubuhkan gedung, dll.

Demikianlah dengan Simson, ia diberi Tuhan kekuatan fisik yang luar biasa, yang membedakannya dengan para hakim Israel sebelumnya. Kekuatan pertama Simson terlihat ketika ia berhasil membunuh seekor singa, tanpa alat di tangannya. Seperti kita tahu, seekor singa adalah binatang buas, yang dapat memangsa bukan saja binatang lainnya, tetapi juga manusia. Namun faktanya, Simson dapat membunuh singa tersebut. Selain membunuh singa, kekuatan fisik Simson juga dapat dilihat dari peristiwa-peristiwa lainnya di Alkitab, yakni membunuh 30 orang Filistin di Askelon dan mengambil pakaian mereka; menangkap 300 ekor anjing hutan dan mengikat ekor dengan ekor secara berdua, lalu menaruh obor di ikatan tersebut, serta melepaskannya ke gandum orang Filistin; meremukkan beberapa orang Filistin yang membunuh istri dan mertuanya; mematahkan tali yang sangat kuat, yang diikatkan oleh orang-orang Yehuda di kedua tangannya, lalu membunuh 1000 orang Filistin dengan menggunakan rahang keledai; mencabut dan mengangkat tiang pintu gerbang kota Gaza, serta membawanya ke atas gunung; merobohkan sebuah gedung dan menewaskan 3000 orang Filistin di dalamnya.

Namun sayang, dalam perjalanan hidupnya, Simson lebih banyak memakai kekuatan fisiknya untuk kepentingan pribadinya sendiri daripada untuk kemuliaan Tuhan. Ia memakai kekuatan fisiknya terutama untuk membalas dendam pribadi terhadap orang Filistin, bukan untuk menggenapi panggilan Tuhan dalam membebaskan orang Israel dari kuasa orang Filistin. Hal itu terutama dipicu oleh hawa nafsunya sendiri yang tak bisa dikekangnya, terutama yang berkaitan dengan wanita. Perlawanan-perlawanan yang digencarkan Simson terhadap orang Filistin dengan menggunakan kekuatan fisiknya, lebih pada urusan pribadi yang ditimbulkannya sendiri. Dan Simson tidak pernah memimpin pasukan Israel untuk berperang melawan orang Filistin, sebagaimana dengan para hakim Israel sebelumnya. Ia hanya berjuang sendirian melawan orang Filistin, untuk urusan pribadinya.

Setiap orang Kristen diberi kekuatan oleh Tuhan, karena ada kuasa Roh Kudus di dalam hidup kita. Ia juga memberikan setiap kita kelebihan masing-masing, karunia, dan talenta. Setiap orang pecaya tidak ada yang tidak mempunyai kelebihan, minimal satu talenta, seperti dalam perumpamaan Tuhan Yesus. Tetapi, kita tidak boleh memakai hal-hal tersebut untuk kepentingan diri sendiri atau hanya untuk memuaskan hawa nafsu kita, tetapi untuk kemuliaan Tuhan dan memberkati orang lain.

================================================================

Hidup bukanlah memegang kartu yang baik, tetapi bermain baik dengan kartu yang kita pegang. – Josh Billings

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s