Tidak Ada yang Sia-Sia

Yeremia 29:11

Pada zaman dahulu, belum ada yang bisa menemukan apa fungsi usus buntu bagi tubuh manusia. Usus buntu dianggap sebagai bagian tubuh yang tidak ada fungsinya, sebab usus buntu sepertinya tidak akan menimbulkan efek apa-apa bagi tubuh apabila diangkat ataupun tidak. Namun, ternyata bila usus buntu terkena radang atau infeksi, ini akan berbahaya bagi kesehatan kita. Hal ini membuat bingung para peneliti. Ada beberapa orang yang menghubungkannya dengan proses evolusi manusia, dimana usus buntu memiliki fungsi tertentu bagi nenek moyang manusia saat itu, tetapi pada zaman sekarang sudah tidak berfungsi lagi oleh karena evolusi. Tentu saja hal ini tidak dapat dibuktikan kebenarannya. Belakangan ini, baru diketahui ternyata usus buntu mempunyai peran dalam sistem kekebalan tubuh, yaitu sebagai gudang bakteri baik.

Setiap manusia diciptakan Tuhan dengan banyak keahlian yang tersimpan di dalam dirinya, sebab tidak ada seorang pun yang diciptakan Tuhan tanpa suatu fungsi. Kotoran hewan pun masih bisa digunakan sebagai kompos untuk tanaman, apalagi kita sebagai manusia, pasti dapat berguna jauh melebihi kegunaan kotoran hewan. Tidak ada seorang pun yang diciptakan dengan sia-sia. Keberadaan kita di dalam dunia ini bukan tanpa maksud dan tujuan.

Ada beberapa orang yang merasa bahwa keberadaan mereka hanya sekadar lewat saja di dalam dunia. Mereka menganggap bahwa kehidupan ini hampa dan tidak ada gunanya. Kasus seperti ini tidak hanya dialami oleh orang yang tidak percaya, orang percaya yang begitu meyakini Tuhan Yesus sebagai Juruselamatnya pun sering mengalami hal yang sama. Ketika kita melihat seseorang dengan begitu banyak potensi di dalam dirinya, kita mulai membandingkan dengan diri kita dan menganggap bahwa kita memang tidak memiliki potensi. Saat kita belum menemukan potensi diri, kita merasa bahwa hidup ini tidak berarti. Bahkan ada beberapa orang yang menganggap dirinya sebagai sampah. Hal ini terjadi karena kebanyakan orang masih kurang menyadari maksud dan tujuan Tuhan dalam hidupnya.

Seperti halnya usus buntu yang keberadaannya dianggap tidak berguna, namun karena ketekunan para ilmuwan yang tidak pernah berhenti untuk meneliti kegunaan usus buntu, kini cap yang diberikan sebagai bagian tubuh yang tidak memiliki fungsi sudah hilang. Kita juga harus demikian, sekalipun saat ini kita menganggap sedang menjalani hidup yang sia-sia, namun jika kita terus berusaha untuk mencari dan menggali potensi yang ada di dalam diri kita, maka kita akan menemukannya. Kita hanya perlu berjuang dan jangan menyerah dalam mencari “emas’ tersembunyi yang ada di dalam diri kita. Jangan peduli pada keadaan kita saat ini. Hanya orang yang berusaha yang akan menemukan apa yang dicarinya. Ingat, Tuhan telah menyediakan yang terbaik bagi kita!

====================================================

Sebuah pikiran seringkali membuat kita lebih panas dari api. – Henry Wadsworth Longfellow

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s