Kertas Tissue Vs Kertas Papirus

Efesus 6:10

Kertas tissue merupakan kertas yang sangat halus dan begitu mudah disobek. Saat terkena air pun, kertas ini akan hancur dengan sendirinya karena demikian tipisnya. Berbeda dengan kertas papirus, sekalipun di dalam air, ia tidak akan hancur. Jika kita melihat sekilas, bila keduanya dibiarkan berada di tempat yang nyaman dan tenang, maka tidak akan terlihat perbedaan yang mencolok dari kualitas kedua kertas tersebut. Tetapi, segera perbedaan itu akan terlihat ketika mereka berada di dalam situasi yang tidak nyaman, yaitu ketika kedua kertas itu dimasukkan ke dalam air dan dikoyakkan. Karena kekuatannya yang tidak mudah dihancurkan inilah, maka kertas papirus menjadi lebih berharga dibandingkan kertas tissue. Jika dua ratus lembar kertas tissue saat ini seharga sekitar 10 ribu rupiah saja, kertas papirus memiliki harga yang jauh lebih tinggi. Satu lembar kertas papirus yang polos dengan ukuran A4, bisa berharga empat kali lipat dari harga dua ratus lembar kertas tissue tersebut.

Saat ini di beberapa daerah, kita dapat melihat bagaimana iman orang-orang percaya sedang diuji melalui tekanan. Iman seseorang tidak dapat teruji dan terlihat kekuatannya bila situasinya aman-aman saja. Semua orang Kristen dapat dikatakan beriman saat keadaan sedang membaik. Namun, iman yang sesungguhnya akan terlihat saat tekanan itu datang. Seperti kedua kertas di atas, demikian juga dengan iman kita pada umumnya. Jika berada di tempat yang damai dan tenang, tidak akan terlihat perbedaan antara iman yang seperti kertas tissue dengan iman yang seperti kertas papirus. Ketika tekanan datang, iman yang seperti kertas tissue ini akan bernasib hampir sama seperti kertas tissue. Begitu terkena tekanan akan hancur lebur dengan sendirinya. Tetapi, iman yang seperti kertas papirus, sekalipun dalam tekanan tidak akan mudah hancur. Ketika ada tekanan, maka orang yang masih meragukan kebesaran Tuhan dengan orang yang sungguh-sungguh percaya kepadaNya akan terlihat sangat jelas perbedaannya.

Kita juga diharapkan memiliki iman seperti kertas papirus. Sekalipun berada di dalam tekanan, kita tetap bertahan dan tidak mudah untuk dikoyakkan. Tekanan akan terus datang dan mencoba untuk menggoyahkan iman kita. Tetapi, jangan sampai hal itu membuat iman kita goyah. Tekanan boleh ada, tekanan boleh datang, tetapi biarlah iman kita tidak goyah. Orang yang dapat mempertahankan imannya di tengah kesulitan adalah seorang Kristen sejati. Marilah kita terus mempertahankan iman yang seperti kertas papirus dan bukan seperti kertas tissue. Dengan iman seperti itu, kita dapat menjadi saksi bagi kemuliaan Tuhan. Untuk itu, kita harus tahu bahwa sumber kekuatan kita adalah Tuhan sendiri. Oleh sebab itu, tidak ada alasan bagi kita untuk goyah ketika tekanan itu datang, karena Tuhan sedia dan setia memberikan kekuatan kepada kita.

==================================================

Ketika kekuatan cinta seseorang berhasil menguasai hasratnya akan kekuasaan dunia, dia akan sanggup berdamai dengan siapapun. – Jimi Hendrix

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s