Dahsyatnya Sebuah Sentuhan

Matius 8:14-15; Markus 8:22-23; Lukas 19-5-6 

Semua orang membutuhkan sentuhan, tidak peduli berapapun usianya. Sentuhan akan berpengaruh pada seluruh organ tubuh manusia karena sentuhan memiliki fungsi yang sangat unik. Bahkan sentuhan dipercaya sebagai satu-satunya aktivitas yang berkaitan dengan indera manusia yang tidak terpengaruh oleh usia. Berbeda dengan mendengar atau melihat, semakin tua, orang akan semakin kurang bisa mendengar atau melihat karena kualitas indera pendengaran dan penglihatannya menurun.

Seorang wanita bernama Heidi Jackson, dikaruniai dua orang putri kembar yang diberi nama Brielle dan Kyrie Jackson. Keduanya lahir dalam keadaan premature. Selama bulan pertama kelahirannya, Brielle dan Kyrie diletakkan di incubator yang berbeda. Namun, Kyrie kelihatannya lebih survive  dibandingkan Brielle. Brielle mengalami sebuah kondisi yang lebih parah, beratnya saja tidak sampai satu kilogram. Ia juga memiliki masalah dengan jantungnya yang sangat lemah. Berbagai tindakan medis dilakukan, namun Brielle tetap lemah, tubuhnya kebiruan akibat terlalu banyak menangis. Seorang perawat yang membantu menangani Brielle pernah mendengar bahwa ada sebuah teknik langka yang dilakukan di Amerika, yaitu “double bedding”. Dengan menggunakan teknik ini, Kyrie dan Brielle diletakkan di dalam satu inkubator, keajaibanpun terjadi. Seketika, Brielle meringkuk di dekat Kyrie yang tidak ditemuinya sejak mereka lahir dan dipisahkan dalam dua inkubator yang berbeda. Ada kemajuan yang sangat cepat ketika Brielle menyentuh Kyrie. Dalam beberapa menit, Brielle lebih tenang, oksigen di dalam darahnya membaik. Kyrie juga meletakkan tangannya di sisi Brielle, seolah merangkul saudara kembarnya itu. Hal ini ternyata memberikan keajaiban, tubuh Brielle membaik dan pulih dari waktu ke waktu.

Inilah kedahsyatan sebuah sentuhan. Sentuhan adalah salah satu bentuk dari perhatian, dan perhatian adalah salah satu dari kebutuhan utama manusia. Semua manusia membutuhkan perhatian dan kasih sayang. Jika fisik tidak dapat bertahan tanpa makanan dan minuman, maka jiwa tidak dapat bertahan tanpa perhatian dan kasih sayang dari orang-orang sekitar. Perhatian dan kasih sayang yang disalurkan melalui sentuhan lembut dapat memberikan kekuatan kepada orang yang membutuhkannya dan juga dapat membuat suatu keadaan menjadi lebih baik. Dalam hal ini, kita dapat meneladani Tuhan Yesus semasa pelayananNya di bumi. Di dalam pelayananNya, Ia selalu menggunakan sentuhan, tidak hanya menyentuh fisik tetapi juga hati. Ketika Tuhan Yesus menyembuhkan ibu mertua Petrus, Ia memegang tangan wanita itu, lalu ia menjadi sembuh. Ketika Ia berjumpa dengan Zakheus, Ia menyentuh hati Zakheus dengan singgah ke rumah Zakheus. Jika saat ini orang-orang di sekitar Anda sedang berada dalam situasi dan kondisi yang tidak baik, jangan abaikan mereka, tetapi sentuhlah mereka, sebab yang mereka butuhkan adalah perhatian.

=============================================================

Kesalahan terbesar dalam sebuah organisasi adalah dijalankan dengan semangat yang besar, tetapi tidak memiliki arah. – Anonim

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s