Seminggu Bersama Yokhebed – Hari 4 Memperoleh Berkat Tuhan

Keluaran 2:9; Yeremia 17:7; Mazmur 5:13 

Firman Tuhan mengatakan bahwa orang yang mengandalkan Tuhan akan diberkati olehNya. Ini adalah janji Tuhan yang berlaku bagi semua orang percaya. Sebelum kita mengatakan kepada orang lain bahwa akan ada berkat bagi mereka yang mengandalkan Tuhan, kita harus lebih dahulu merasakannya. Berkat Tuhan itu pasti, sekalipun berkat itu bukan hanya berbentuk materi. Yokhebed telah menunjukkan dirinya sebagai orang yang mengandalkan Tuhan, terbukti dia diberkati Tuhan di dalam hidupnya.

Ketika Yokhebed mengandalkan Tuhan, Dia telah membuat semua perencanaannya berjalan dengan lancer, sebagaimana yang sudah dijelaskan sebelumnya. Akan tetapi, tidak hanya itu yang Tuhan berikan kepada Yokhebed sebagai upah dari sikapnya yang mengandalkan Tuhan tersebut. Tuhan juga memberikan kesempatan kepadanya untuk mengasuh dan membesarkan Musa, walau hanya dalam kurun waktu yang singkat. Selain itu, Yokhebed pun mendapatkan upah dari putri Firaun untuk jasanya tersebut.  Bagi Yokhebed, dengan mendapatkan kesempatan untuk menyusui dan membesarkan anaknya saja, hal itu sudah lebih dari pada cukup. Bisa dipastikan bila tidak mendapatkan upah pun, ia rela melakukannya. Tetapi, inilah yang Tuhan lakukan baginya, Dia memberkati Yokhebed di sepanjang hidupnya.

            Berkat Tuhan tidaklah sebatas seperti apa yang kita pikirkan selama ini, seperti naik jabatan, memiliki rumah pribadi, kendaraan pribadi, dan berkat materi lainnya. Memiliki materi yang banyak tidak hanya dimiliki oleh orang yang hidup di dalam Tuhan. Orang-orang yang tidak mengenal dan tidak percaya kepada Tuhan pun dapat memilikinya, dengan cara bekerja keras. Namun, bisa dipastikan bahwa orang yang hidup di luar Tuhan tidak dapat merasakan berkat-berkat Tuhan yang lain, seperti damai sejahtera, sukacita, keselamatan, rasa syukur, dll. Sebab, berkat yang seperti ini tidak seorang pun dapat mengusahakannya. Seseorang bisa membeli sebuah tempat tidur dan kasur yang mahal, tetapi ia tidak bisa membeli tidur yang nyenyak. Seseorang bisa membeli makanan yang enak dan mahal, tetapi ia tidak bisa membeli selera makan. Banyak orang Kristen ynag menginginkan berkat-berkat Tuhan, tetapi tidak bisa mendapatkannya. Jika hal ini yang terjadi kepada kita saat ini, koreksi kembali diri kita, apakah kita sudah bersandar pada Pribadi yang tepat? Apakah kita sudah sungguh-sungguh mengandalkan Tuhan di dalam kehidupan ini? Karena, Tuhan tidak pernah berubah. Tuhan yang dahulu memberkati Yokhebed adalah Tuhan yang sama, yang sanggup memberkati kita. Jadi, jika saat ini kita belum atau tidak memperoleh berkat-berkat Tuhan, sangat mungkin bahwa kita belum mengandalkanNya. Ingat, iman yang benar tidak hanya tahu meminta berkat-berkatNya, tetapi harus juga mengandalkanNya.

            =============================================================

            Tindakan Anda akan menghapus keraguan teori Anda. – Anonim

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s