Seminggu Bersama Yokhebed – Hari 5 Orang Tua yang Bertanggung Jawab

Keluaran 2:10; Amsal 22:6

 Yokhebed adalah seorang wanita yang telah melahirkan Miryam, Harun, dan Musa bagi Amram, suaminya. Walau namanya hanya 2 kali disebut di dalam Alkitab, tetapi ia memiliki jasa yang luar biasa bagi bangsa Israel, melalui kehidupan Musa. Dalam pemandangan manusia, Yokhebed tidak memiliki status yang sah sebagai ibu Musa, karena mereka hanya melihat dia sebagai inang penyusu saja bagi Musa. Namun, dalam pemandangan Tuhan, Yokhebed tetaplah ibu kandung dari Musa, yang sejak awal Tuhan pilih untuk mendidik Musa. Dalam Kel 2:10, nampak bahwa Yokhebed tidak hanya mengasuh Musa selama masa penyapihan saja. Bisa dikatakan bahwa kebersamaan Yokhebed dan Musa lebih daripada itu. Yang jelas Yokhebed memiliki waktu yang cukup untuk meletakkan dasar pengenalan tentang tradisi orang Ibrani dan juga iman terhadap Tuhan nenek moyang bangsa Israel kepada Musa. Terbukti, sekalipun Musa telah diangkat oleh putri Firaun dan tinggal di istana raja, hal ini tidak lantas membuatnya lupa akan saudara sebangsanya. Sekalipun, selama puluhan tahun ia dibesarkan di dalam keluarga penyembah berhala, terbukti ia tetap ingat kepada Tuhan nenek moyangnya. Sehingga, Musa tidak lagi kaget ketika Tuhan memperkenalkan diriNya untuk kali pertama kepadanya. Dalam hal ini, sebagai orang tua, Yokhebed telah melakukan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.

Keluarga Kristen adalah miniature gereja yang memiliki fungsi sangat penting, sebab di sanalah generasi penerus lahir dan bertumbuh. Karakter, tingkah laku, akal budi, akhlak, etika, moral, dll, semuanya dibentuk di dalam keluarga. Dalam hal ini, orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam mempersiapkan generasi penerus yang baik dan berguna di masa depan. Perlu disadari bahwa tugas dan tanggung jawab sebagai orang tua adlaah tugas mulia yang sedari awal telah Tuhan mandatkan kepada semua orang tua. Seperti Yokhebed, sekalipun ia hanya dianggap sebagai inang penyusu oleh putri Firaun, tetapi yang jelas dia telah menjalankan fungsinya sebagai ibu yang benar, yang bertanggung jawab memberikan dasar-dasar iman kepada anaknya.

Keberadaan dan tanggung jawab sebagai orang tua, bukanlah suatu kebetulan. Oleh karena itu, sudah saatnya para orang tua menjalankan tugas dan tanggung jawab tersebut dengan sebaik-baiknya. Sebagai oragn percaya, tanggung jawab utama semua orang tua adalah meletakkan dasar pengenalan akan Tuhan kepada anak-anak mereka. Sebab, dengan dasar inilah akan tercipta generasi unggul di masa depan untuk sesama, terutama untuk Tuhan. Jika saat ini Anda mengalami kesulitan dalam mendidik anak, jangan patah semangat. Ingat, tanggung jawab Anda saat ini berasal dari Tuhan. Sejak semula Anda telah diperlengkapi olehNya untuk menjadi orang tua. Untuk itu mintalah hikmat Tuhan di dalam mendidik anak-anak Anda.

=============================================================

Perbedaan antara biasa dengan luar biasa hanya adanya sedikit penambahan. – Jimmy Johnson

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s