Pohon Dinamit

1 Petrus 3:8-13

Pernahkah Anda mendengar spesies pohon yang bernama hura brasiliensis? Pohon ini merupakan salah satu tanaman yang berasal dari hutan tropis Amazon. Pohon yang sangat unik ini memiliki banyak julukan, yaitu: Pohon dinamit, pohon neraka ataupun pohon kotak pasir. Mengapa pohon ini diberikan julukan seperti itu? Hal ini disebabkan oleh seluruh bagian dari pohon ini memiliki ciri khas yang berbahaya dan dapat melukai makhluk hidup di sekitarnya. Pertama-tama, pohon ini memiliki batang yang berduri tajam. Ditambah lagi dengan fakta bahwa pohon ini beracun. Oleh karena itu, racun yang dikandung oleh hura brasiliensis banyak digunakan oleh penduduk setempat untuk dioleskan di mata panah mereka. Selain itu, mereka juga punya buah yang aneh. Begitu buah pohon ini matang, buah tersebut akan meledak! Ketika meledak buah tersebut akan mengeluarkan suara yang keras dan menembakkan biji-biji di dalamnya dengan kecepatan tinggi. Kekuatan ledakan buahnya sanggup melukai manusia dan hewan yang tidak sengaja lewat di dekatnya. Tidak heran ada yang menjulukinya pohon dinamit atau pohon neraka. Bentuk keseluruhan pohon ini sama sekali tidak indah dan tidak menarik. Penduduk setempat yang ingin berjalan melewati pohon dinamit harus ekstra hati-hati. Mereka harus waspada kalau tidak mau terluka.

Pernahkah Anda menghadapi seseorang dengan wajah yang tidak ramah, tidak pernah tersenyum, selalu cemberut, dan memiliki kepribadian yang kasar? Mungkin di sekitar kita banyak terdapat orang yang seperti ini. Mereka bagaikan pohon dinamit yang berbahaya. Setiap bagian dalam diri mereka dapat membuat kita tidak bersemangat, tegang, atau bahkan ketakutan. Kesalahan yang dilakukan orang lain sedikit saja, akan dibesar-besarkan dan dianggap fatal oleh mereka. Pertanyaannya, bagaimanakah cara kita berkomunikasi dan membangun hubungan yang baik dengan orang-orang seperti ini? Jika kita membaca 1 Ptr 3:8-13, kita akan mengerti cara terbaik memperlakukan mereka. Firman Tuhan selalu mengajarkan hal yang baik untuk kita lakukan, meskipun itu sulit. Petrus menuliskan bahwa kita tidak boleh membalas kejahatan dengan kejahatan, atau kata-kata makian dengan kata-kata makian. Sebaliknya, orang-orang yang memiliki karakter yang keras dan dingin tersebut harus kita doakan, berkati, tanggapi dengan keramah-tamahan. Walau ada orang-orang tertentu di sekitar kita yang senang mencari keributan dan perkara terhadap kita, ingatlah untuk tidak melawan! Jalan yang paling benar adalah lewat senyuman dan perbuatan baik terhadap mereka. Di ayat yang ketiga belas, Petrus menuliskan, “Dan siapakah yang akan berbuat jahat terhadap kamu, jika kamu rajin berbuat baik?” Karena itu, jika kita ingin mengubah mereka, teruslah tebarkan kebaikan hati kita kepada mereka yang tidak mengenal kebaikan. Suatu saat nanti mereka akan sadar dan mengalami perubahan!

=============================================================

Ketika Anda kalah, Anda tidak kehilangan pekerjaan. – Anonim

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s